Beranda

Tampilkan postingan dengan label Elevasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elevasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2013

Sajian 3D dari Google Map Extractor

Kelanjutan dari posting sebelumnya Mengekstrak data elevasi dari google map dengan penambahan cara penyajian data secara 3D hasil ekstraksi elevasi dari google map. Pada dasarnya data ekstrak elevasidari google  map adalah bentuk vektor x,y dan z. jika disusun secara teratur maka akan membentuk data 3D.

Penajian 3D disini menggunakan OpenGL dan pemrograman Delphi 7. Berikut ini adalah screen shoot Penyajian data 3D.

Bentuk elevasi tofografi gunung dari barat
Bentuk elevasi tofografi gunung dari barat

Jumat, 13 Desember 2013

Solusi numerik Persamaan Model Hidrodinamika 2D

Pada posting sebelumnya Model Hidrodinamika, persamaan model dituliskan dalam bentuk persamaan matematik. Persamaan tersebut dipecahkan dengan menggunakan metode pendekatan numerik beda hingga eksplisit. Untuk lebih jelas Solusi numerik beda hingga eksplisit didefiniskan dalam staggered grid sebagai berikut:
Staggered grid untuk solusi numerik model hidrodinamika
Staggered grid untuk solusi numerik model hidrodinamika

Bentuk persamaan beda hingga dari persamaan kontinuitas dirumuskan sebagai berikut (sumber Koutitas)

Kamis, 12 Desember 2013

Algoritma Batas Tertutup Bergerak pada Pemodelan Hidrodinamika

Pada pemodelan hidrodinamika, untuk menyusun algoritma batas tertutup bergerak, pada batas tertutup bergerak garis pantai tidak diperlakukan sebagai tembok yang vertikal, namun secara matematis sama seperti batas tertutup tetap. Akan tetapi selama iterasi berlangsung selalu mengecek apakah grid memiliki ketebalan air di atas ketebalan minimum atau dengan kata lain sel tersebut dikategorikan basah atau kering.

Grid yang berada dipantai akan diperlakukan sesuai hasil pengecekan yang mana jika grid tersebut basah maka harus diperlakukan sebagai perairan. Beberapa pengecekan dilakukan melalui karakteristik sel grid yang kering, yaitu :

Hi = hi + ζi  ≤ Hm

Rabu, 11 Desember 2013

Sifat Batas Tertutup-Tetap pada Pemodelan Hidrodinamika

Pada pemodelan hidrodinamika, batas tertutup adalah batas antara air dan daratan, yang menjadi permasalahan adalah jika batas tertutup tersebut didesain sebagai batas tertutup-tetap. Hal ini akan berpegaruh  terhadap kualitas model itu sendiri. Sifat-sifat dari batas tertutup-tetap ini adalah sebagai berikut :

  1. Garis batas air-darat dianggap sebagai tembok vertikal sehingga massa air tidak memugkinkan melewatinya, hal ini tentu saja tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

  2. Kecepatan dengan arah tegak lurus batas air-darat adalah nol.

  3. Dapat merefleksikan/memantulkan gelombang permukaan, sehingga gelombang refleksi ini akan meningkatkan error di dalam pemodelan itu sendiri.

  4. Batas tertutup-tetap tidak dapat meredam kecepatan gelombang menuju darat

  5. Besar Kecepatan dan elevasi di dekat batas tertutup menjadi lebih besar akibat superposisi antara gelombang menuju darat dan gelombang refleksi.

Selasa, 10 Desember 2013

Model Hidrodinamika

Model Hidrorinamika disini menggunaan Persamaan model yang dibangun dari persamaan kontinuitas dan persamaan momentum, dipecahkan setelah diintegrasikan terhadap kedalaman dan dilinierisasikan dengan keadaan fluida yang homogen dengan stress permukaan dan stress dasar.

Persamaan Model Hidrodinamika
Persamaan Model Hidrodinamika


dimana (u,v) adalah transport dengan arah sepanjang pantai (x) dan tegak lurus pantai (y), f adalah parameter Coriolis, g adalah percepatan gravitasi, h kedalaman, ζ adalah elevasi permukaan air, ρ densitasi fluida, adalah komponen stress angin, τ adalah komponen stress dasar. Pada suku stress dasar yang kuadratik diganti dengan stress dasar yang linier untuk mempermudah perbandingan dengan model analitik sederhana

Senin, 09 Desember 2013

Mengekstrak data elevasi dari google map

Pada  awalnya pembuatan program ini adalah untuk mengdigitasi garis pantai, akan tetapi program ini bisa mengekstrak data elevasi dari google map. berdasarkan informasi dari google Maps API Web Services bahwa elevasi dapat diambil berdasarkan path antara dua titik koordinat.

ekstrak elevasi google map
ekstrak elevasi google map


pada program tersebut terlihat bahwa kerapatan pengambilan data bisa diatur. Dengan menggunakan metode delaunay triangulation seperti pada postingan sebelumnya maka hasil ekstrak dapat di sajikan dalam bentuk 3 dimensi. insyaallah pada posting blog selanjutnya akan dijelaskan mengenai penyajian 3D.

langkah-langkah penggunaan program ini adalah :